Header Ads Widget

jambimantap

Pasar Malam di Sungai Penuh: Dari Hiburan Menjadi Ajang Judi

 



Sungai Penuh, Jambi – Di tengah malam yang riuh, di lokasi pasar malam menuju Jembatan Kerinduan, sebuah fenomena mengejutkan muncul. Pasar malam yang seharusnya menjadi tempat berbelanja dan bersantai bagi warga, ternyata menyimpan sisi gelap di balik keramaian. Dalam beberapa malam terakhir, pasar ini berubah menjadi arena perjudian yang meresahkan.


Pengunjung yang awalnya datang untuk menikmati hiburan, kini dihadapkan pada pemandangan yang jauh dari harapan. Suara tawa anak-anak dan aroma makanan lezat tergantikan oleh bisikan-bisikan dan ketegangan permainan angka dan lain lainnya yang berlangsung di sudut-sudut pasar. Temuan ini tidak hanya membuat gelisah warga, tetapi juga memicu pertanyaan besar tentang pengawasan dan keamanan publik di daerah tersebut.


Kasat Reskrim Polres Kerinci, AKP Very Prasetyawan, S.H., M.H, saat dihubungi oleh Tim Media JambiMantap.com, menegaskan akan menindaklanjuti informasi ini. "Terima kasih info-nya, kami tindak lanjuti. Silahkan buat laporan ke Polsek Sungai Penuh," ungkapnya melalui pesan WhatsApp. Respons cepat ini menunjukkan keseriusan aparat dalam menangani isu yang dapat merusak tatanan sosial di masyarakat.


Namun, pertanyaannya adalah, seberapa efektif langkah-langkah yang diambil? Apakah warga akan merasa aman untuk kembali menikmati pasar malam yang seharusnya menjadi tempat berkumpul yang menyenangkan? Atau justru sebaliknya, pasar ini akan semakin terperosok ke dalam dunia hitam yang berpotensi merusak reputasi kota Sungai Penuh?


Perlu adanya perhatian lebih dari pemerintah dan aparat penegak hukum untuk memastikan bahwa pasar malam tetap menjadi ruang aman bagi semua. Tanpa tindakan nyata, pasar malam ini bisa menjadi simbol dari pergeseran nilai sosial yang mengkhawatirkan. Kini, mata publik tertuju pada langkah-langkah selanjutnya. Apakah pasar malam ini akan kembali ke jalur yang benar, atau terjebak dalam dimensi perjudian yang merugikan?

Post a Comment

0 Comments