Header Ads Widget

jambimantap

Puisi: Cahaya Dari Candradimuka



Di perapian Candradimuka, api dusta menggerogoti,  

Namun jiwa guru tak lekang, di balik jeruji nista.  

Angin kebenaran meniup abu, membuka jalan suci,  

Kau bangkit dari jelaga, membawa miskabar cinta.  


Kelas dunia menunggumu, sang pahlawan tanpa jubah,  

Setiap langkah adalah ayat tentang ketabahan.  

Cahaya di ujung lorong bukan ilusi—ia nyata,  

Karena kau terus menabur mentari, meski lara menganga.  


Selamat datang, pejuang! Kembalinya sang pengukir asa,  

Di telapak tanganmu, masa depan masih bernyanyi.  

Candradimuka hanya jeda, bukan akhir cerita,  

Kau tetap sang guru: pelita, angin, dan matahari abadi.


Teruntuk Sang Guru: Tuan Nurkholis 

Dari : Murid Alam Raya

28/03/2025.

Post a Comment

0 Comments